Jumat, 25 Februari 2011

Studi Terbaru, Gula Minuman Soda Penyebab Kanker

Lagi-lagi kabar tidak menyenangkan bagi Anda para pecinta minuman bersoda. Pecinta minuman soda kini mesti ekstra waspada karena zat kimia yang terkandung dalam bahan pewarna karamel yang biasa digunakan pada minuman soda ditengarai bisa menyebabkan kanker. Pasalnya, The Center for Science in the Public Interest (CSPI), sebuah lembaga pemantau produk-produk makanan yang berbasis di Washington, menyatakan bahwa warna cokelat karamel pada minuman bersoda yang beredar di masyarakat dapat menyebabkan kanker.


CSPI membuat klaim bahwa warna tersebut mengandung bahan kimia yang dikenal menjadi pemicu kanker, carcinogenic. Warna cokelat karamel yang digunakan terbuat dari reaksi antara gula jagung dengan amonia dan sulfida di bawah tekanan tinggi dan suhu tinggi. Reaksi tersebut memproduksi dua bahan kimia seperti 2-methylimidazole dan 4-methylimidazole.

"Bahan-bahan kimia tersebut terbentuk dalam jumlah yang sangat kecil, namun memiliki dampak yang sangat signifikan," ujar Michael Jacobson, Exsecutive Director CSPI, seperti yang diberitakan oleh laman TIME.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2007 oleh the National Toxilogy Program menemukan bukti bahwa aktivitas carcinogenic terjadi pada 2-methylimidazole dan 4-methylimidazole di tikus jantan dan betina, serta meningkatkan terbentuknya bibit-bibit kanker. Pada tubuh manusia, dua bahan kimia tersebut dapat menyebabkan leukimia, kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker tiroid.

Namun, American Beverage Association menyatakan bahwa penelitian tersebut belum dapat membuktikan bahwa tumor yang terjadi di tikus dapat terjadi pula pada tubuh manusia. "Mungkin manusia harus meminum 1.000 botol soda per hari untuk mendapatkan dampak yang sama seperti tikus percobaan tersebut," ujar Fred Gurengerich, seorang peneliti biologi dan kimia dari Universitas Vanderbilt.
Kelompok itu juga membuat petisi kepada Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS tentang pelarangan penggunaan karamel mengandung amonia yang biasa digunakan dalam minuman ringan lainnya yang berwarna gelap.

Di sisi lain, Coca-Cola Co, produsen softdrink terbesar di dunia, justru menyatakan bahan karamel dalam produknya tidak menyebabkan kanker. Dikatakan, minuman soda yang ia produksi hanya berisi salah satu senyawa yang telah disetujui CSPI. Sedangkan, PepsiCo Inc hingga kini belum mau berkomentar.

Hingga kini, soda masih merupakan penyebab masalah utama kesehatan di dunia yakni obesitas. Reaksi kimia antara gula dan amonia dapat membentuk karsinogen dan mungkin bisa menyebabkan ribuan penduduk AS terkena kanker," kata kelompok itu atas dasar studi terhadap hewan yang dilakukan oleh peneliti di Institut Kesehatan Program Toksikologi Nasional.

Direktur Eksekutif CSPI Michael Jacobson pun menyatakan bahwa semestinya penggunaan istilah 'caramel colouring' atau pewarna caramel dalam sebuah produk tidak dibenarkan.

0 komentar:

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes