Jumat, 25 Februari 2011

Beringin, Pohon Kokoh Ampuh Obati Radang Usus Akut

Beringin, tumbuhan yang memiliki nama latin Ficus benyamina L. ini banyak ditemukan di tepi jalan, pinggiran kota atau tumbuh di tepi jurang.
Pohon besar, tinggi 20 - 25 m, berakar tunggang. Batang tegak, bulat, permukaan kasar, cokelat kehitaman, percabangan simpodial, pada batang keluar akar gantung (akar udara).

Daun tunggal, bertangkai pendek, letak bersilang berhadapan, bentuknya lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3 - 6 cm, lebar 2 - 4 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Bunga tunggal, keluar dari ketiak daun, kelopak bentuk corong, mahkota bulat, halus, kuning kehijauan. Buah buni, bulat, panjang 0,5 - 1 cm, masih muda hijau, setelah tua merah. Biji bulat, keras, putih.
Beringin memiliki nama lokal antara lain:
  • Caringin (Sunda),
  • Waringin (Jawa, Sumatera),
  • Chinese banyan (China),
  • Banyan tree (Inggris).
Penyakit yang dapat diobati dari pohon beringin antara lain Pilek, demam tinggi, radang amandel (tonsilitis), nyeri rematik sendi, ; Luka terpukul (memar), influenza, radang saluran napas (bronkhitis); Batuk rejan (pertusis), malaria, radang usus akut (acute enteritis), disentri, kejang panas pada anak.
Bagian yang digunakan dari pohon beringin adalah akar udara dan daun. Sebelum digunakan dicuci lalu dikeringkan.
Akar udara bermanfaat untuk mengatasi:
  • Pilek, demam tinggi,
  • Radang amandel (tonsilitis),
  • Nyeri pada rematik sendi, dan
  • Luka terpukul (memar).
Daun bermanfaat untuk mengatasi:
  • Influenza,
  • Radang saluran napas (bronkitis), batuk rejan (pertusis),
  • Malaria,
  • Radang usus akut (akut enteritis), disentri, dan
  • Kejang panas pada anak.
Cara pemakaian beringin untuk obat adalah sebagai berikut:
Akar udara kering sebanyak 15 - 30 g atau daun keringnya sebanyak 50 - 120 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun direbus, lalu airnya selagi hangat digunakan untuk mandi.
Adapun contoh pemakaian beringin adalah:
  • Kejang panas pada anak
Ambil 100 g daun beringin segar, dicuci lalu direbus dengan 5 Lt air selama 25 menit. Air rebusan ini selagi hangat digunakan untuk memandikan anak yang sakit.
  • Radang usus akut dan disentri
Ambil daun beringin segar sebanyak 500 g. Kemudian dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
  • Radang amandel
Ambil akar udara beringin sebanyak 180 g, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Tambahkan 1 gelas cuka. Setelah dingin digunakan untuk kumur-kumur. Lakukan beberapa kali sehari.
  • Bronkitis kronis
Ambil 75 g daun segar dan 18 g kulit jeruk mandarin, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu dibagi untuk. 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan malam hari. Lakukan selama 10 hari.
Sifat kimiawi dan efek farmakologis dari tanaman beringin adalah rasa sedikit pahit, astringen, sejuk. Sedangkan kandungan kimianya, akar udara mengandung asam amino, fenol, gula, dan asam orange.
Beringin (Ficus Benjamina) memiliki ciri khas berdaun kecil-kecil dan lebat. Tanaman ini sering dikaitkan dengan berbagai mitos dan mistis. Dalam pengobatan tradisional, beringin dapat dijadikan salah satu bahan obat-obatan.

Kandungan:
- saponin
- polifenol
- falvonoida

Khasiat:
Secara tradisional, beringin dapat dijadikan obat untuk beberapa penyakit, antara lain:
* Daun
- influenza
- batuk rejan
- malaria
- radang saluran nafas
- disentri
- kejang

2 komentar:

Anonim mengatakan...



My site :: lawyer leads ()

Anonim mengatakan...

I was suggested this web site by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as no one
else know such detailed about my difficulty. You are wonderful!

Thanks!

my web-site: external hemorrhoids

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes