Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2011

Laba-Laba Nano, Robot Penghancur Kanker Dari Dalam Tubuh

Para ilmuwan telah menciptakan robot mikroskopis dari molekul DNA yang dapat berjalan, berbalik dan bahkan menciptakan produk-produk kecil mereka sendiri di jalur perakitan skala nano.

Perangkat revolusioner yang dijelaskan dalam jurnal Nature ini di masa depan diharapkan bisa memimpin pasukan robot ahli bedah yang membersihkan arteri manusia atau membangun komponen komputer di dalamnya.

Diberitakan Daily Mail, salah satu pendukung proyek ini dari New York Columbia University ini bahkan telah mengembangkan robot laba-laba berukuran 4 nanometer atau sekitar 100.000 kali lebih kecil dari diameter rambut manusia.

Robot laba-laba ini diharapkan dapat berjalan sepanjang lintasan DNA. Dengan menggunakan alur yang sesuai dengan urutan, robot dapat dibuat untuk berjalan, berbelok ke kiri atau kanan sesuai alur untaian DNA.

Tubuh robot ini terdiri dari protein yang biasa disebut streptavidin. Melekat padanya kaki tiga 'enzimatik DNA' untai tunggal yang mengikat dan kaki keempatnya adalah untaian yang membawa laba-laba ke titik awal. "Setelah robot dilepaskan dari pemicu, maka ia akan mengikat kemudian memotong untaian DNA," ujar Milan Stojanovic selaku ketua tim proyek. Setelah untaian dipotong, kaki robot mulai meraih jalur dan mencocokan DNA. dengan ini, robot dipandu ke jalur yang ditetapkan oleh peneliti.

Untuk melihat robot ini bergerak, para peneliti menggunakan mikroskop kekuatan atom. Hebatnya lagi, Robot ini bisa mencatat tanda-tanda penyakit pada permukaan sel, menentukan sel itu adalah kanker, menghancurkan sel kanker bahkan robot itu bisa memberikan senyawa untuk membunuhnya.

Rupanya 'DNA berjalan' ini sudah dikembangkan sejak dulu, namun mereka tak pernah mencapai prestasi seperti saat ini. "Robot itu bisa berjalan hingga 100 nanometer atau sekitar 50 langkah," ungkap Profesor Yan asal Arizona State University.

"Ini pertama kalinya sistem mesin nano digunakan untuk melakukan operasi. Sebuah kemajuan penting dalam evolusi teknologi DNA," kata Lloyd Smith dari University of Wisconsin, Madison. Hampir 6 miliar poundsterling diinvestasikan dalam penelitian dan pengembangan produk nano di seluruh dunia.

Sabtu, 28 Mei 2011

Tips Sederhana Cegah Pikun Angka

Meski telah memiliki telepon genggam dan komputer jinjing yang siap membantu menyimpan data-data berupa angka, tak ada salahnya kita mengingat dan menyimpan sebagian dalam memori otak. Selain mendongkrak daya ingat, kita sedikit direpotkan bila sewaktu-waktu piranti andalan, baik ponsel atau laptop, rusak maupun hilang.

Mengingat angka juga menekan risiko pikun pada angka atau "Amnesia Numerik". Metodenya pun tak harus rumit. Berikut ada lima tips sederhana namun efektif yang diberikan oleh sebuah lembaga studi medis perusahaan penunjang hidup, CCP.
Langkah 1: Visualisasikan angka-angka yang ingin anda ingat, gambar angka tersebut dalam kepala. Pikirkan seperti apa mereka akan terlihat, warna yang tampil, bentuk yang mungkin muncul di 'kartu nama' tulisan tangan anda. Cara ini mungkin akan berbeda bagi setiap orang, bagi mereka yang memiliki kemampuan imajinasi tinggi jauh lebih mudah melakukan. Namun bagi mereka yang kurang, metode ini justru mengembangkan pula kemampuan inferior selama ini.

Langkah 2: Ucapkan angka keras-keras. Metode ini terutama cocok bagi mereka yang bertipe pembelajar berdasar respon suara. Ucapkan angka-angka itu tiga kali langungs berturut-turut. Bila perlu ulangi lagi menyerukan dengan keras setiap beberapa menit. Bahkan menciptakan sikuen ritme angka dalam lagu-lagu yang anda kenal juga sangat membantu.

Langkah 3: Lakukan gerakan memencet nomor. Gerakkan jari-jari anda seolah-olah seperti menekan tombol betulan dalam ponsel ketika anda meneriakkan angka itu keras-keras.

Langkah 4: Kelompokkan angka bersama. Pikiran manusia secara alami lebih baik mengingat angka-angka  dalam grup terdiri dari tiga atau empat.

Langkah 5: Cari asosiasi pribadi  dengan angka. Asosiasikan angka dengan ulang tahun misal, umur, nomor pin atau hal-hal lain yang pribadi bagi anda. Otak anda akan memunculkan angka-angka tersebut begitu asosiasi itu terpikirkan.i
Pada intinya upaya mengingat yang dipaparkan datas dilakukan dengan memanfaatkan indra manusia. Pengaktifkan indra terbukti membantu meningkatkan kemampuan kognitif seseorang.

Nyamuk Penyebar Malaria Berevolusi

Penyakit malaria masih menjadi ancaman serius di Indonesia dan kasusnya semakin meluas di masyarakat. Hal ini tecermin dari menurunnya persentase rumah tangga yang bebas dari penyakit malaria.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, 91,8 persen rumah tangga bebas malaria. Namun, berdasarkan Riskesdas 2010, rumah tangga bebas malaria turun menjadi 71,6 persen yang artinya malaria semakin meluas. Rumah tangga bebas malaria tertinggi menurut Riskesdas 2010 di Provinsi Yogyakarta (85,5 persen) dan terendah di Provinsi Papua Barat (22,8 persen).
”Yang banyak meningkat ialah pada rumah tangga dengan satu penderita malaria. Terjadi peningkatan sekitar 12 persen,” ujar Didik Budijanto, peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Sistem dan Kebijakan Kesehatan, Surabaya, pekan lalu, dalam acara Simposium Nasional VI Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan bertajuk ”Merajut Karya Ilmiah, Peduli Kesehatan Bangsa”.

Dia mengatakan, dengan tingkat analisis rumah tangga, bukan pada individu, dapat diketahui kesehatan sebuah rumah tangga yang sangat penting sebagai basis kesehatan masyarakat secara umum. ”Keberadaan penyakit, seperti malaria, menunjukkan rumah tangga dan lingkungan yang belum sesuai harapan,” ujarnya.
Tidak hanya malaria, terjadi juga penurunan rumah tangga bebas tuberkulosis paru dari 96,6 persen (tahun 2007) menjadi 90,4 persen pada 2011. Status malaria dan tuberkulosis termasuk penyakit yang menjadi indikator status kesehatan rumah tangga di Indonesia. Dalam mengatasi penyakit, termasuk malaria, tindakan pencegahan menjadi sangat penting.

Hal senada terungkap dalam penelitian yang dilakukan Made Asri Budisuari dan Astridya Paramita dari Puslitbang Sistem Kebijakan kesehatan, Badan Litbangkes, mengenai ”Analisis Hubungan Penyakit Malaria dan Pencegahan Malaria di Indonesia”. Penelitian itu merupakan analisis lanjut berdasarkan data Riskesdas tahun 2010 guna mendapatkan gambaran perilaku pencegahan malaria yang meliputi karakteristik responden, keadaan wilayah, dan status sosial ekonomi. Salah satu sebab suburnya penyakit malaria di Indonesia ialah iklim dan lingkungan yang mendukung berkembangnya nyamuk Anopheles.

Dalam studi itu disimpulkan, penderita malaria paling banyak berusia 5-14 tahun, laki-laki, tinggal di pedesaan, berpendidikan tamat SD/MI, tidak bekerja atau bersekolah, dan memiliki tingkat pengeluaran per kapita rendah. Selain itu diperoleh fakta, mereka yang memiliki perilaku pencegahan baik ternyata lebih sedikit yang terkena malaria dibandingkan dengan mereka yang kurang baik perilaku pencegahannya.
Para peneliti tersebut menyarankan pengelolaan lingkungan yang sehat untuk mencegah perkembangbiakan vektor nyamuk. Selain itu, diperlukan pula pelayanan kesehatan, antara lain rapid diagnostic test (RDT) dan perilaku pencegahan, seperti pemakaian kelambu berinsektisida, penyemprotan, dan pemberantasan sarang nyamuk. Untuk memberantas malaria perlu dilakukan kerja sama lintas sektor.

Dua galur nyamuk penyebar penyakit malaria di Afrika berevolusi secara genetik hingga menjadi spesies baru yang berbeda dengan sebelumnya. Hal itu diketahui dari penelitian internasional yang dipimpin ilmuwan dari Imperial College London (ICL) tentang galur M dan galur S pada nyamuk Anopheles gambiae yang ada di Sub-Sahara Afrika.

Secara fisik, galur M dan S itu identik. Namun, secara genetik, keduanya berbeda sehingga jenis nyamuknya pun seharusnya dibedakan. Perbedaan genetik itu membuat upaya mengontrol populasi nyamukAnopheles gambiae dipastikan hanya efektif untuk satu galur dan tidak efektif untuk galur yang lain. Karena itu, jika akan dibuat insektisida untuk membasmi nyamuk tersebut, insektisidanya harus efektif untuk kedua jenis galur.
Pemimpin peneliti, George Christophides dari Divisi Sel dan Biologi Molekuler pada ICL, seperti diberitakan ScienceDaily, menyebutkan, malaria adalah penyakit mematikan. Satu dari lima kematian yang terjadi di Afrika disebabkan oleh malaria. ”Cara yang tepat untuk membasmi malaria adalah dengan mengontrol nyamuknya sebagai pembawa penyakit,” katanya.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 200 juta orang terserang malaria di seluruh dunia, sebagian besar ada di Afrika. Malaria membunuh satu anak setiap 30 detik.
Peneliti lain dari ICL, Mara Lawniczak, mengatakan, studi menunjukkan, evolusi nyamuk penyebar malaria jauh lebih cepat dibandingkan yang diperkirakan sebelumnya. Untuk itu, pemantauan genetik tersembunyi pada nyamuk perlu dilakukan jika ingin sukses dalam mengatasi malaria karena strategi menghadapi satu galur nyamuk berbeda dengan strategi untuk menghadapi galur yang lain.

Senin, 11 April 2011

Perawatan Haluskan Kulit & Tumit Pecah-pecah Dengan Garam

Garam merupakan bumbu dapur paling penting dalam memasak. Garam merupakan salah satu bumbu masak yang bisa digunakan untuk perawatan kecantikan. Selain dapat digunakan untuk meremajakan kulit, garam juga dipercaya bisa mengobati kepenatan dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Tanpa garam, tentunya masakan tidak akan terasa lezat. Tapi tahukah Anda, garam tidak hanya berguna sebagai penyedap masakan. Kandungan mineralnya bermanfaat merawat kecantikan kulit.
Berikut ini empat manfaat garam untuk kecantikan, seperti diberitakan Howstuffworks:

1.Eksfoliator
Setelah mandi dan saat kulit masih basah, ambil segenggam garam dan gosokkan secara lembut dan perlahan ke seluruh kulit tubuh. Butiran garam tersebut akan meluruhkan sel kulit mati dan membuat kulit lebih halus.

2. Hilangkan Bau Bawang
Saat memotong bawang merah atau bawang putih, seringkali baunya tertinggal di kulit tangan. Untuk menghilangkannya, taburkan sedikit garam ke tangan, basahi sedikit cuka dan gosokkan kedua tangan. Lalu bilas hingga bersih.

3. Pembersih Wajah
Campur satu sendok teh garam dan satu sendok teh minyak zaitun di mangkuk kecil. Lalu gunakan campuran tadi sebagai pembersih dengan cara memijatnya lembut di wajah dan leher. Hindari daerah mata dan mulut. Bahan pembersih ini efektif mengangkat make up dan kotoran tebal. Lanjutkan dengan sabun cuci muka, lalu bilas.

4. Merawat Kulit Berminyak
Untuk mengurangi minyak pada wajah, isi botol spray kecil dengan air hangat lalu tambahkan satu sendok teh garam. Semprotkan pada wajah lalu keringkan dengan cara ditepuk-tepuk menggunakan handuk.
Tidak hanya itu, garam juga bisa mengangkat kulit mati pada tumit yang berakibat pecah-pecah. Bagi wanita memiliki tumit pecah sangat mengganggu, apalagi saat mengenakan sepatu terbuka. Pilihlah garam untuk menyembuhkannya, penasaran? buktikan sendiri.

Caranya:
Ambillah segengam garam, kemudian teteskan minyak zaitun, campurkan keduanya pada air hangat untuk berendam. Rendam kaki Anda dan gosoklah bagian tumit kaki yang kasar dengan sikat halus atau batu apung. Pijat-pijat bagian tumit dengan garam agar kulit mati dapat terangkat. Diamkan selama 10 menit lalu bilas dengan air dingin, setelah itu gunakan lotion yang biasa Anda gunakan. Lakukan perawatan sesering mungkin untuk mendapatkan hasil maksimal.

Minggu, 10 April 2011

Saat-saat "Terlarang" Untuk Gosok Gigi

Menyikat gigi merupakan pertahanan nomor satu terhadap masalah gigi. Hal tersebut terutama kalau kegiatan menggosok gigi dilakukan dengan benar. Yakni dua kali sehari, sesudah sarapan dan sebelum tidur, serta mencapai seluruh permukaan gigi.

Meski kita tahu bahwa sisa makanan yang menempel di gigi bisa memicu bakteri namun bukan berarti setiap habis makan kita harus segera menyikat gigi. Kapan perlu menyikat gigi hal itu sangat tergantung pada apa yang baru kita makan atau minum.

Setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi kandungan asamnya, seperti kopi, buah yang rasanya asam, atau softdrink sebaiknya Anda berkumur dulu untuk menetralisir kadar asam. Tunggulah sampai satu jam sebelum menyikat gigi.

"Jika langsung menyikat gigi setelah minum minuman berkarbonasi atau makanan yang asam, gigi bisa erosi," kata Meinecke, juru bicara Academy of General Dentistry.
Sementara itu menyikat gigi dianjurkan 20 menit setelah makan karena pada saat ini tingkat keasaman ludah sudah kembali normal. Ketika makan, pH akan turun dari yang normalnya 6,8 menjadi 4.
Namun, secara perlahan-lahan, pH-nya akan naik kembali dalam waktu sekitar 20 menit. Jika terburu-buru menyikat gigi struktur saliva akan rusak, padahal salah satu fungsi air ludah adalah penyeimbang dan membantu proses pencernaan.

Sikat gigi saja cukup untuk menghilangkan bakteri kalau dilakukan dengan sempurna. Kuman atau bakteri yang tersisa di mulut bisa dibersihkan dengan berkumur atau membersihkan permukaan lidah," kata drg.Arma Sastra Bahar, Ph.D, ahli kedokteran gigi dan pencegahan dari Fakultas Kesehatan Gigi FKUI/RSCM.
Menyikat gigi yang benar, urainya, adalah memastikan bulu-bulu sikat mampu mencapai gusi dan sebelah bawah permukaan gusi selain permukaan gigi. Pelan-pelan, gosokkan sikat gigi dengan gerakan ke atas ke bawah (dari gusi ke gigi). Lalu selesaikan dengan menyikat lidah Anda.

Susunan gigi tidak teratur memang akan menyulitkan pembersihan. Untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tersisa di gigi, bisa dilakukanflossing atau benang gigi. "Tidak ada salahnya melakukan flossing, apalagi kalau geliginya tak teratur," ucapnya.

Menyikat gigi secara teratur dua kali sehari menggunakan pasta gigi mengandung fluoride terbukti dapat mengurangi kerusakan pada gigi. Fluoride berfungsi meremineralisasi gigi, menjadikannya lebih kuat dan tidak mudah berlubang serta menghilangkan kepekaan akar gigi.

Sabtu, 09 April 2011

Ajaran Hidup Sehat Sang Revolusioner Sejati, Nabi Muhammad SAW

“Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan.” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

Konon, selama hidupnya Rasulullah SAW hanya sakit dua kali. Yaitu setelah menerima wahyu pertama, ketika itu beliau mengalami ketakutan yang sangat sehingga menimbulkan demam hebat. Yang satunya lagi menjelang beliau wafat. Saat itu beliau mengalami sakit yang sangat parah, hingga akhirnya meninggal. Ada pula yang menyebutkan bahwa Rasul mengalami sakit lebih dari dua kali.

Berapa pun jumlahnya, dua, tiga atau empat kali, memperjelas gambaran bahwa beliau memiliki fisik sehat dan daya tahan luar biasa. Padahal kondisi alam Jazirah Arabia waktu itu terbilang keras, tandus dan kurang bersahabat. Siapa pun yang mampu bertahan puluhan tahun dalam kondisi tersebut, plus berpuluh kali peperangan yang dijalaninya, pastilah memiliki daya tahan tubuh yang hebat.

Mengapa Rasulullah SAW jarang sakit? Pertanyaan ini menarik untuk dikemukakan. Secara lahiriah, Rasulullah SAW jarang sakit karena mampu mencegah hal-hal yang berpotensi mendatangkan penyakit. Dengan kata lain, beliau sangat menekankan aspek pencegahan daripada pengobatan. Jika kita telaah Alquran dan Sunnah, maka kita akan menemukan sekian banyak petunjuk yang mengarah pada upaya pencegahan. Hal ini mengindikasikan betapa Rasulullah SAW sangat peduli terhadap kesehatan. Dalam Shahih Bukhari saja tak kurang dari 80 hadis yang membicarakan masalah ini. Belum lagi yang tersebar luas dalam kitab Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Tirmidzi, Baihaqi, Ahmad, dsb.

Cara Rasulullah menjaga kesehatan 


Ada beberapa kebiasaan positif yang membuat Rasulullah SAW selalu tampil fit dan jarang sakit. Di antaranya:

Asupan awal ke dalam tubuh Rasulullah adalah udara segar di subuh hari. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan qiyamul lail. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk mengoptimalisasi metabolisme tubuh. Hal ini jelas sangat besar dan pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian penuh.

-Di pagi hari, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya. Mulut dan gigi merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu

- Selektif terhadap makanan. Tidak ada makanan yang masuk ke mulut beliau, kecuali makanan tersebut memenuhi syarat halal dan thayyib (baik). Halal berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya dan halal barangnya. Sedangkan thayyib berkaitan dengan urusan duniawi, seperti baik tidaknya atau bergizi tidaknya makanan yang dikonsumsi. Salah satu makanan kegemaran Rasul adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air lir dan pencernaan. Rasul bersabda,” Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran”(HR. Ibnu Majah dan Hakim).

Kedua, tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Aturannya, kapasitas perut dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas). Disabdakan,”Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Di pagi hari pula Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam membuka menu sarapannya dengan segelas air putih yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh, menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Hal ini berarti pada dasarnya madu bisa menjadi obat atas berbagai penyakit.

- Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah SAW senantiasa mengkonsumsi 7 butir kurma ajwa (matang). Beliau pernah bersabda,”Barang siapa makan tujuh butir kurma maka kan terlindung dari racun.”

- Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun yang dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan, menghancurkan kolesterol, dan melancarkan pencernaan. Roti dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin

- Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguarkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit

- Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah SAW bersabda,”Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.”(HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a.)

- Makan dengan tenang, tumaninah, tidak tergesa-gesa, dengan tempo sedang. Apa hikmahnya? Cara makan seperti ini akan menghindarkan tersedak, tergigit, kerja organ pencernaan pun jadi lebih ringan. Makanan pun bisa dikunyah dengan lebih baik, sehingga kerja organ pencernaan bisa berjalan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna. Dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan kanker di usus besar.

- Cepat tidur dan cepat bangun. Beliau tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya, Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu dan shalat sampai waktu yang diizinkan Allah. Beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan, namun tidak pula menahan diri untuk tidur sekadar yang dibutuhkan. Penelitian Daniel F Kripke, ahli psikiatri dari Universitas California menarik untuk diungkapkan. Penelitian yang dilakukan di Jepang dan AS selama 6 tahun dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Nah, Rasulullah SAW biasa tidur selepas Isya untuk kemudian bangun malam. Jadi beliau tidur tidak lebih dari 8 jam.
Cara tidurnya pun sarat makna. Ibnul Qayyim Al Jauziyyah dalam buku Metode Pengobatan Nabi mengungkapkan bahwa Rasul tidur dengan memiringkan tubuh ke arah kanan, sambil berzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat. Terkadang beliau memiringkan badannya ke sebelah kiri sebentar, untuk kemudian kembali ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien. Pada saat itu makanan bisa berada dalam posisi yang pas dengan lambung sehingga dapat mengendap secara proporsional. Lalu beralih ke sebelah kiri sebentar agar agar proses pencernaan makanan lebih cepat karena lambung mengarah ke lever, baru kemudian berbalik lagi ke sebelah kanan hingga akhir tidur agar makanan lebih cepat tersuplai dari lambung. Hikmah lainnya, tidur dengan miring ke kanan menyebabkan beliau lebih mudah bangun untuk shalat malam.

- Istiqomah melakukan saum sunnat, di luar saum Ramadhan. Karena itu, kita mengenal beberpa saum sunnat yang beliau anjurkan, seperti Senin Kamis, ayyamul bith, saum Daud, saum enam hari di bulan Syawal, dsb. Saum adalah perisai terhadap berbagai macam penyakit jasmani maupun ruhani. Pengaruhnya dalam menjaga kesehatan, melebur berbagai berbagai ampas makanan, manahan diri dari makanan berbahaya sangat luar biasa. Saum menjadi obat penenang bagi stamina dan organ tubuh sehingga energinya tetap terjaga. Saum sangat ampuh untuk detoksifikasi (pembersihan racun) yang sifatnya total dan menyeluruh.


- Rasulullah SAW sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Pernah pula beliau lomba lari dengan istri tercintanya Aisyah r.a. Olahraga diakui oleh para pakar kesehatan sangat bermanfaat bagi tubuh.

- Rasulullah SAW tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Karena itulah beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
Yang tak kalah penting dari ikhtiar lahir, Rasulullah sangat mantap dalam ibadah ritualnya, khususnya dalam shalat. Beliau pun memiliki keterampilan paripurna dalam mengelola emosi, pikiran dan hati. Penelitian-penelitian terkini dalam bidang kesehatan membuktikan bahwa kemampuan dalam memenej hati, pikiran dan perasaan, serta ketersambungan yang intens dengan Dzat Yang Mahatinggi akan menentukan kualitas kesehatan seseorang, jasmani maupun ruhani.

Itulah pola hidup sehat yang diajarkan oleh Sang Revolusioner Sejati, Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Tinggal kita sebagai para pengikutnya ini mampu dan mau mengamalkannya atau tidak demi menjaga kesehatan. Dan pada intinya, memang apa yang diajarkan Kanjeng Nabi ini adalah pola preventif alias pencegahan dari sakit. Mencegah lebih baik dan lebih murah daripada mengobati. Apabila ajaran ini diamalkan maka yang terjadi bukan saja hanya Mengembalikan Jati Diri Bangsa namun mengembalikan jati diri manusia seutuhnya.

Kamis, 24 Februari 2011

Cara Mudah Bantu Otak Lebih Cemerlang

Otak merupakan salah satu bagian tubuh yang penting karena memuat berbagai pusat yang mengatur tubuh. Tapi ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk membantu menyehatkan otak sehingga tetap terang dan cemerlang.

Untuk membuat otak tetap sehat dibutuhkan asupan makanan yang bisa meningkatkan otak serta melakukan beberapa latihan atau kegiatan yang dapat menjaga fungsi kognitif dari otak. Berikut ini beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk menyehatkan organ tubuh otak, seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (22/2/2011) yaitu:

Kuak Misteri di Balik Epilepsi

Seseorang yang mengalami penyakit epilepsi seringkali dikucilkan. Padahal, mereka bisa hidup dengan normal seperti orang sehat. Untuk itu sangat penting mengetahui informasi seputar epilepsi, terutama agar Anda tidak salah pengertian soal penyakit ini.

Menurut dr. Jofizal Jannis, ahli saraf dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, epilepsi mirip dengan hubungan arus listrik yang terjadi dalam otak. Bila serangannya terjadi, dapat menyebabkan kejang,

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes