Selasa, 24 Mei 2011

'Airburst' Dapat Sebabkan Kiamat Pada Bumi

Lupakan bayangan asteroid besar mengancam bumi seperti di film “Armageddon”. Penghuni bumi justru harus mewaspadai asteroid yang lebih kecil.

Asteroid-asteroid yang memiliki ukuran lebih kecil dapat meledak di atmosfer bumi.

Menurut ilmuwan, batu luar angkasa yang meledak (airburst) pada 1908 di Tunguska dan Siberia jauh lebih mengancam. Objek seperti itu dapat menghantam bumi setiap 12 tahun.

Bahaya ledakan asteroid itu menjadi pembicaraan di konferensi Luar Angkasa 2010 September lalu di California, Amerika Serikat.

Fisikawan Mark Boslough dari Sandia National Laboratories Albuquerque mengatakan, “Kami belum mengetahui fisik airburst, dan penelitian tentang hal itu belum pernah dilakukan.”

Menurut model airburst yang ada, Boslough menyebutkan ledakan ini mengeluarkan panas tinggi dan menciptakan ledakan angin yang sangat besar hingga menyentuh tanah.

“Kita memang harus memikirkan hal kecil,” katanya. Selain itu, asteroid yang cukup besar dan berhasil masuk ke dalam atmosfer bumi sebelum meledak akan menciptakan gas mendesis yang dapat membakar apa pun.

Vegetasi akan menguap dan batu meleleh, pendeknya ledakan itu sangat mengerikan. Situasi serupa pernah terjadi 30 juta tahun lalu di gurun Libya, kata Boslough.

Secara statistik, kemungkinan bumi dihantam objek besar menjadi kecil dengan banyaknya asteroid-asteroid kecil ditemukan.

“Ada banyak objek kecil sehingga kita sebaiknya membuat lebih banyak teleskop,” katanya.

Jika objek kecil ini ditemukan “Kita tak punya pilihan selain menerima hantamannya,” katanya.

Direktur Center for Orbital and Reentry Debris Studies Bill Ailor mengatakan, “Kita selalu membicarakan asteroid besar saja dan kita berhasil melewati ancaman itu.

Namun, asteroid kecil terus menjadi ancaman dan tantangannya adalah apa yang akan kita lakukan.”

Senada, manager Near-Earth Object Program Office NASA, Don Yeomans di Jet Propulsion Labolatory Pasadena, California mengatakan, “Kita bisa mendeteksi asteroid besar, namun masih sangat jauh untuk dapat mendeteksi yang kecil.”

“Kita harus mencari mereka sebelum mereka menemukan kita.”

0 komentar:

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes