Rabu, 20 April 2011

Twitter Siap Gelontorkan USD 50 Juta Untuk Beli TweetDeck

Sebuah laporan yang diberitakan Wall Street Journal mengungkapkan Twitter tengah intens mendekati TweetDeck.
Kabarnya, situs mikroblogging ini berniat membeli TweetDeck seharga USD 50 juta.

TweetDeck adalah salah satu aplikasi klien Twitter yang paling populer, tersedia untuk dekstop, iPad, iPhone dan Android. Aplikasi tersebut menampilkan timeline, mention, direct messages dalam satu layar. Semua ter-update secara real time.

Aplikasi ini juga menyaring percakapan berdasarkan keyword dan pesan serta memungkinkan pengguna menulis tweet lebih dari 140 karakter.

TweetDeck juga dapat mendukung update dari MySpace, Linkedln dan Foursquare. Demikian seperti yang diberitakan Mashable, Selasa (19/4/2011).

Akan tetapi sampai saat ini perusahaan asal Inggris tersebut belum pernah mengungkapkan berapa banyak pengguna TweetDeck.
Selain TweetDeck, ada banyak aplikasi Twitter lainnya. Kemunculan aplikasi-aplikasi ini sempat dikeluhkan Twitter karena dinilai membingungkan para tweeps.

Tak heran, akhir-akhir ini Twitter berusaha mengurangi keberadaan aplikasi pihak ketiga yang tidak memiliki fitur khusus berbeda dari yang ditawarkan oleh situsnya.

Namun seperti diberitakan TG Daily, Selasa (19/4/2011), saat dikonfirmasi, Twitter menolak berkomentar, demikian juga dengan TweetDeck.

TweetDeck yang memiliki 15 pegawai, sebagian operasional utamanya berlokasi di Inggris. Menariknya, Twitter baru-baru ini merekrut engineer di London, karena diketahui mereka memiliki rencana membuka kantor di Inggris.

Tak ayal, kabar ini semakin menguatkan rumor di antara keduanya. Namun lagi-lagi, belum ada pernyataan resmi dari Twitter bahwa perusahaannya akan 'mengadopsi' mantan pegawai TweetDeck yang bekerja di Inggris.

Berita rencana pembelian ini juga kian deras setelah laporan yang menyebutkan bahwa Ubermedia, perusahaan di balik klien Twitter seperti Echofon dan Twidroyd, sedang bekerja untuk menghadirkan layanan pesaing Twitter. Awal tahun ini TechCrunch juga memberitakan kalau UberMedia akan membeli TweetDeck sebesar USD30 juta.

Jika Twitter jadi membeli TweetDeck, maka dipastikan jumlah pengguna Twitter dibawah naungan UberMedia akan beralih ke TweetDeck.

0 komentar:

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes